Gue punya sebuah teori, karena gue penggemar sepakbola. jadi, teori ini berhubungan dengan sepakbola. Jadi gini, menurut gue hidup gue seperti pertadingan sepakbola. Jika pertandingan sepakbola ada 2 babak, hidup gue juga. Babak pertamanya dimulai dari gue baru lahir sampai sebelum kecelakaan, nah jeda babak pertamanya itu waktu gue menjalani proses pemulihan, disini gue di haruskan mengevaluasi diri untuk "comeback" dibabak kedua, babak yang menentukan. Disini gue bertindak sebagai kapten tim, itu berarti gue harus memotivasi tim (yang berarti diri gue sendiri) agar mampu mengeluarkan kemampuan terbaiknya dan keluar sebagai pemenang, i didn't come this far to quit (gue tidak datang sejauh ini untuk berhenti) Karena gue merasa babak pertama gue tidak memuaskan, oleh karena itu gue harus memanfaatkan jeda babak pertama ini dengan sebaik-baiknya. Gue harus "shifting" dari kebiasaan negatif dan menggantinya dengan kebiasaan baru yang lebih positif. ...