Gue punya sebuah teori, karena gue penggemar sepakbola. jadi, teori ini berhubungan dengan sepakbola. Jadi gini, menurut gue hidup gue seperti pertadingan sepakbola. Jika pertandingan sepakbola ada 2 babak, hidup gue juga. Babak pertamanya dimulai dari gue baru lahir sampai sebelum kecelakaan, nah jeda babak pertamanya itu waktu gue menjalani proses pemulihan, disini gue di haruskan mengevaluasi diri untuk "comeback" dibabak kedua, babak yang menentukan. Disini gue bertindak sebagai kapten tim, itu berarti gue harus memotivasi tim (yang berarti diri gue sendiri) agar mampu mengeluarkan kemampuan terbaiknya dan keluar sebagai pemenang, i didn't come this far to quit (gue tidak datang sejauh ini untuk berhenti)
Karena gue merasa babak pertama gue tidak memuaskan, oleh karena itu gue harus memanfaatkan jeda babak pertama ini dengan sebaik-baiknya. Gue harus "shifting" dari kebiasaan negatif dan menggantinya dengan kebiasaan baru yang lebih positif.
Lalu ada pertanyaan 'kan babak pertama Lu tidak memuaskan, berarti lu menyesal dong?' oh tentu tidak. Alih-alih menyesal (cailah alih-alih) gue malah berterima kasih kepada gue yang dibabak pertama, dan gue juga bersyukur diberi "jeda waktu" ini. Lho kenapa? Berkat "jeda waktu" ini, gue punya banyak waktu untuk merenung berteman sepi, sejak gue banyak baca buku bergenre pengembangan diri, gue menemukan banyak kebiasaan negatif gue dibabak pertama yang menyebabkan gue babak belur dibabak pertama dan mau tidak mau gue harus melanjutkan perjuangan ini, gak mungkin gue menyerah ditengah jalan. Rise up warrior, the fight has just begun (Bangkitlah prajurit, pertarungan baru saja dimulai), jika gue tidak diberi "jeda waktu" ini gue pasti masih dengan kebiasaan negatif gue, karena gue gak akan punya waktu untuk mengevaluasi diri, gue terlalu sibuk dengan dunia gue.
Gue bertekad untuk "shifting" dari kebiasaan negatif gue dan menggantinya dengan kebiasaan yang lebih positif, kenapa gue bilang "shifting?"
Ya, karena jika gue pakai istilah "berubah" itu identik dengan superhero, gue sering bilang gini. 'Berubah... Emang gue power rangers', itu jawaban gue jika ada yang nyuruh gue berubah. Lagipula "shifting" juga terjadi pada sektor bisnis, dari product based ke platform based.
Cobalah lihat kegagalan dari sudut pandang yang positif dan berusahalah mencari pelajaran dibalik semua yang terjadi, sebenarnya gue sedang mengalami sebuah kegagalan besar. Mulai dari gagal menjadi polisi (walaupun itu bukan keinginan gue), gagal menjadi pemain sepakbola, gue juga gagal lulus SMA, karena gue kecelakaan waktu kelas 2, tidak disangka gue membutuhkan waktu pemulihan lebih lama, dan masih banyak lagi goals yang tidak tercapai.
Thank you telah membaca tulisan gue, see you 👌

Comments
Post a Comment