Skip to main content

Antara minat baca dan alasan membuat blog

Saat ini gue kan sedang menjalani proses pemulihan, otomatis gue mempunyai banyak waktu luang, kebetulan saat itu gue sedang melihat video youtube yang isinya adalah perbedaan orang sukses dan orang gagal. Disitu dijelaskan bahwa perbedaan orang sukses dan orang gagal adalah orang sukses selalu memanfaatkan waktu luangnya untuk hal yang positif yaitu salah satunya dengan membaca buku sementara orang gagal menyia-nyiakan waktu luangnya. 
Warren buffet terkenal membaca lebih dari 5 jam setiap hari, bill gates membaca 1 buku per minggu, mark Cuban membaca 3 jam sehari dan oprah winfrey yang selalu terobsesi dengan buku. Lihatlah persamaan mereka dan pasti semua orang sukses yaitu tidak pernah berhenti belajar  
sumber: chanel youtube abdi suardin
Itulah yang membangkitkan minat baca gue. Karena gue sangat ingin sukses dan sukses itu hanya bisa diwujudkan dengan tindakan tidak hanya sekadar angan. Saat itu juga gue langsung pesan buku online dan gue langsung baca. Gue sekarang lebih sering memanfaatkan waktu luang gue dengan membaca 
Padahal gue dulu itu susah banget buat baca buku dan apapun itu. Kalau main game juga, setiap ada bacaan pasti gue skip. Gue juga tidak suka menonton video dan acara TV yang inspiratif. Apalagi kalau baca buku pelajaran sekolah. Gue dulu kalau belajar pintu kamar gue ditutup dan gue baru baca sedikit aja sudah ngantuk. Ya ujung-ujungnya gue tidur padahal bilangnya belajar haha. Tapi beda banget dengan sekarang, sekarang gue suka baca buku. Gue lebih suka menyebut ini sebagai 'mega proyek' kenapa begitu? Nanti kan kita bakal jadi orangtua, nah gue mau menularkan kebiasaan positif. Hahaha sampai sejauh itu pikiran gue. Terlebih kata orang-orang, Indonesia darurat membaca
Sekarang juga gue lebih ingin tahu tentang kata-kata yang asing buat gue. Gue langsung cari tuh di google, contoh : arti visioner dll. Padahal dulu gue cuek abis soal yang begitu-begitu. Tapi semenjak gue tahu apa perbedaan orang sukses dan orang gagal, gue bertekad untuk merubah kebiasaan buruk gue. 
Don't be the same, be better 
Kesimpulan nya adalah pintar-pintar memilih tontonan youtube, karena apa yang kita tonton itu berpengaruh. Gue merasakan itu. Ada satu kutipan yang gua sukai dari buku yang gue baca, gini bunyinya 'adalah orang yang bijaksana yang belajar bagaimana berpikir sendiri untuk berhasil'. Gue bukan dari keluarga yang minat bacanya tinggi 
Lalu apa alasan gue membuat blog? Jadi gini, gue sangat mengidolakan Bambang pamungkas dan gue juga penggila sepakbola seperti kebanyakan laki-laki di indonesia. Dulu setiap beli Jersey timnas Indonesia pokoknya cuma mau yang nameset nya Bambang pamungkas, sampai gue dijuluki bepe oleh pelatih futsal SMP. Karena gue setiap latihan selalu memakai Jersey dengan nameset Bambang pamungkas, Jersey futsal pertama gue juga bernomor punggung 20 yang mana itu adalah nomornya bepe. Gue dulu sangat bercita-cita ingin menjadi persepak bola profesional, namun dengan kondisi gue yang belum pulih dan ibu gue melarang cita-cita gue itu. Sehingga gue harus meninggalkan cita-cita itu dan beralih ke cita-cita yang lain. Setelah gue mengganti cita-cita gue, gue ingat kalau gue dulu waktu SD senang kalau disuruh mengarang cerita, terlebih jika ada tugas mengarang cerita tentang liburan sekolah haha. Kenapa tidak jika gue kembangkan menjadi blog, seperti yang dilakukan Bambang pamungkas. Jadi gue tetap bisa menjadi seperti idola gue tapi dengan profesi yang lain yaitu sebagai bloggeer. Gue memulainya bener-bener otodidak. Gue enggak jago-jago amat kalau soal membuat cerita, gue hanya menceritakan pengalaman gue aja dan gue juga mendapat beberapa refrensi dari buku yang gue baca dan blognya bepe tentang menyusun kata-kata yang baik dan benar. Gue juga membuat sendiri blog dengan bantuan tutorial dari youtube.

Comments

Popular posts from this blog

Kesempatan kedua

Jika masa lalu penuh dengan pikiran dan perbuatan negatif, maka anda bisa mengubahnya ke arah positif. Jika anda sadar bahwa semua yang terjadi pada masa lalu tidaklah baik, maka mulailah mengubah sikap dan tingkah laku sedikit demi sedikit. Dengan demikian, mulai timbul perasaan bangga dalam diri bahwa anda dapat menangani situasi sesuai keinginan anda. Akhirnya, hal ini akan berkontribusi terhadap terbentuknya harga diri yang tinggi.  (Itu adalah kutipan dari buku 'cara mudah berdamai dengan diri sendiri'). (Tujuan gue bukan untuk menjadi lebih baik dari orang lain, tetapi untuk menjadi lebih baik dari gue ddulu)  Jadi gini, jelek-jelek gini gue pernah TPA lho, dan prestasi terbaik gue di TPA itu adalah gue pernah peringkat 8, dari 9 murid (haha gak deng). Masuk SD gue mulai sholat maghrib di masjid sama teman-teman, tapi ya gak selalu sholat sih. Masuk SMP gue mulai sholat dzuhur berjamaah disekolah, itu juga gue bercanda, biasanya gue isengin orang dengan cara ...

Jum'at Keramat

Pas cabut (madol) kita enggak foto-foto sih Adanya itu yang pake seragam muslim  Setiap jum'at gue dan teman-teman (entah itu teman satu sekolah, dari sekolah lain, teman SMP dan tongkrongan) membuat sebuah gerakan (cih gerakan hahaha) yang kita namai dengan 'jum'at keramat'. Yang mana kita setiap jum'at cabut (madol) Berawal dari keresahan gue dan sahabat gue Adi, yang mana kita teman sekelas. Setiap hari jum'at itu ada pelajaran matematika, gurunya super killer, dia setiap ngajar selalu bawa gunting, gunanya adalah untuk memotong rambut yang menurut dia panjang, dan memotong celana yang skinny fit. Rambut gue pernah dipotong, tapi untungnya celana gue enggak kena potong, karena celana gue slim fit, jadi enggak begitu ketat kayak jeans cewek. Tapi celana gue udah sering diperingati. Ya, gue bilang aja ' besok ganti pak'  padahal mah enggak hahaha  Itulah alasan gue kenapa sering cabut (madol) dihari jum'at. Padahal ada solusi lain ka...

Change your habit, wiicak!

Semoga tulisan ini dapat menemani masa-masa kita #dirumahaja Setelah gue pikir-pikir lagi, gue jadi semakin yakin buat menghentikan kebiasaan gue merokok (setelah gue pulih).  Jadi gini, gue pertama ngerokok itu kelas 1 SMP. Pertama kali gue ngerokok itu gue nyoba filter, waktu itu rasanya sih panas dilidah dan gue langsung batuk-batuk. Tapi bukannya kapok gue malah penasaran, terus besoknya disekolah gue disarankan teman gue buat nyoba rokok mild, katanya itu lebih ringan. Sepulang sekolah (kebetulan gue pulang sekolah jalan kaki), gue beli lah rokok mild (ketengan), ternyata benar lebih ringan tarikannya dan lebih murah daripada filter yang 1.500, jadi gue bisa beli rokok sama teh gelas hahaha. Saat itu gue masih ekskul futsal, tapi udah males-malesan karena gue udah kenal nongkrong, dari situ gue mulai tuh nongkrong (karena gue butuh tempat dimana gue bisa bebas ngerokok). Karena pernah satu hari gue sama teman gue kan baru pulang dari rumah teman gue di kedoya, kita ...