suatu hari gue lihat video Emha Ainun Nadjib (Cak Nun), beliau berkata jika ada masalah menghampiri kita, itu berarti ada 3 kemungkinan: kita sedang diberi peringatan, hukuman, ujian oleh Allah
Kebetulan malamnya yang biasa therapy gue datang kerumah, biasa gue sapa om Anton, tapi kali ini om Anton tidak therapy gue seperti biasanya. Om Anton ingin meruqyah gue karena katanya ada yang aneh di pinggang gue
Setelah berhasil mengusir jin yang ada di pinggang gue setelah itu om Anton mengajari gue cara sholat sambil berbaring dan cara tayamum, anehnya gue langsung menuruti perintah om Anton, karena biasanya gue kalau diingatkan begitu gue akan menolak, apa karena jin ditubuh gue sudah diusir? Karena kalau kata om Anton gue kecelakaan karena ada yang guna-guna orang tua gue, mereka mau dibikin kecelakaan, tapi nyasar ke gue
Oiya sampai lupa ngasih tau kalau posisi gue sekarang sedang menjalani proses pemulihan dan sudah berjalan 4tahun setelah gue koma 1bulan 2minggu dan 2bulan diruang perawatan karena pendarahan otak akibat kecelakaan
Setelah berjalan 4tahun proses pemulihan, gue sadar kalau ini semua adalah teguran dari Allah karena gue sudah terlalu jauh berjalan dijalan yang salah karena selama gue sehat gue sudah terlalu banyak meninggalkan sholat, puasa, bahkan gue tidak tahu bacaan adzan
Tapi setelah jin pergi gue jadi rajin sholat dan puasa senin kamis, bahkan gue puasa full satu bulan saat Ramadhan, ketika gue menjalani proses pemulihan yaitu ketika umur gue 18tahun
Setelah gue merenung lagi ternyata kata-kata "umur tidak ada yang tahu" itu benar adanya, dulu gue selalu anggap bercanda orang yang ngomong gitu, gue selalu bilang dalam hati "iyalah umur tidak ada yang tahu, kita kan tidak tahu berapa umur yang duduk disebelah kita ketika diakot hahaha"
Tapi setelah jin pergi gue jadi rajin sholat dan puasa senin kamis, bahkan gue puasa full satu bulan saat Ramadhan, ketika gue menjalani proses pemulihan yaitu ketika umur gue 18tahun
Setelah gue merenung lagi ternyata kata-kata "umur tidak ada yang tahu" itu benar adanya, dulu gue selalu anggap bercanda orang yang ngomong gitu, gue selalu bilang dalam hati "iyalah umur tidak ada yang tahu, kita kan tidak tahu berapa umur yang duduk disebelah kita ketika diakot hahaha"
Yang membuat gue yakin berubah adalah ketika gue koma 1bulan 2minggu, di tidur gue yang panjang itu gue ngerasa sedang bermain bola dilapangan, tapi gue tidak kenal sama yang ikut bermain bareng gue dan lapangannya bukan rumput tapi seperti tanah merah gitu, disitu cuacanya sangat panas, sesudah gue bermain bola gue mau pulang tapi gue tidak tahu harus kemana, tiba-tiba ada kakek2 kurus tinggi berbaju putih menghampiri gue dan langsung dibawa jalan sambil digandeng.
Habis itu gue tidak ingat apa-apa lagi, sesudah gue sadar dan gue tanya kakek2 itu siapa, ternyata itu adalah kakung gue yang sudah meninggal, jangan-jangan yang tadi itu gambaran tentang neraka, gue tidak bisa begini terus gue harus berubah because, hell is real
Ada lagi yang bikin gue semakin yakin berubah adalah teman SD gue ada yang meninggal setelah jenguk gue diruang ICU karena kecelakaan, padahal secara logika seharusnya gue yang meninggal duluan karena gue sedang koma
Dan baru-baru ini ditahun 2019 ketika gue sedang menjalani proses pemulihan gue mendengar kabar kalau adik kelas gue di SD meninggal karena kecelakaan juga, kalau meninggal patokannya umur kenapa dia yang lebih muda dari gue meninggal duluan? Memang umur tidak ada yang tahu
Dari tiga kejadian itu gue menarik
kesimpulan kalau gue masih beruntung diberi kesempatan untuk memperbaiki amal gue yang masih berantakan dan menjadi lebih baik lagi, mulai sekarang dan seterusnya gue akan berusaha menjadi raka wicak yang lebih baik dari sebelumnya, tidak akan mengulangi kesalahan masa lalu baik yang disengaja atau tidak
kesimpulan kalau gue masih beruntung diberi kesempatan untuk memperbaiki amal gue yang masih berantakan dan menjadi lebih baik lagi, mulai sekarang dan seterusnya gue akan berusaha menjadi raka wicak yang lebih baik dari sebelumnya, tidak akan mengulangi kesalahan masa lalu baik yang disengaja atau tidak
Gue yakin ini semua akan Indah pada waktunya karena bersama kesulitan sudah disediakan kemudahan, musibah ini sudah ditakdirkan oleh Allah, sudah tertulis didalam buku takdir gue
Gue cuma disuruh menyelesaikan perjalanan ini kok, Allah pasti sudah menyediakan apa yang gue tidak pernah duga sebelumnya diujung jalan
Cak Nun juga bilang dalam video ceramahnya itu kalau Rasulullah bersabda; sebaik-baiknya nasihat adalah kematian, jadi nasihat2 yang kita terima dan sering kita abaikan, itu semua akan kalah dengan yang namanya ingat mati, karena kematian itu tidak ada rumusnya
Gue tidak berani janji bakal menjadi yang lebih baik dari sebelumnya because, effort better than a promise
Comments
Post a Comment