Skip to main content

Trouble Maker

Gue dulu kalau datang ke tempat futsal tujuan gue bukan main futsal. Melainkan untuk kecotin (rusuhin) lawan dari sekolah atau tongkrongan lain dengan cara gue main tapi yang jadi tujuan gue bukan merebut bola dari lawan tapi kaki lawan yang gue incer dan gue main futsal jarang pakai sepatu, dengan tujuan kalau ada yang nginjek kaki gue. Gue akan akting pura-pura kesakitan dan gue akan protes keras ke pemain yang melanggar gue. Kalau dia tidak menanggapi, ya gue pancing emosi pemain lain haha 
Satu lagi caranya gue menjadi tim hore (suporter) tapi tujuan gue bukan memberi semangat untuk tim gue tapi gue ngerusuh dengan cara kalau tim gue cetak goal gue akan meledek tim lawan dan teriak-teriak. Pasti yang kemasukan goal akan terpancing emosi
Momen kecot (rusuh) pertama gue adalah ketika dulu gue SMP kelas 8f. Kelas gue sparing futsal dengan 8d
Setelah pertandingan selesai gue istirahat dengan yang lain. Dilapangan sebelah ada anak 75 vs 111 sudah selesai bertanding juga, nah kemarinnya teman gue yang leader a'hgkatan gue dipalak sama leader 75 yang kebetulan ada disitu
Setelah dikasih tahu teman gue kalau ada dia (yang malakin teman gue) disitu, jiwa liar gue terbangun haha, gue langsung nyamperin dia terus gue tanyain apa maksud dia malakin teman gue, eh dia jawabnya gak santai, langsung aja gue pukul matanya. Terus rame tuh gue dipisahin
Tidak selesai sampai disitu kemudian kita janjian untuk partai (duel one by one) di lapangan komplek intercone. Setelah sampai disana gue langsung partai (duel one by one) sama leader 75 tadi, tapi gue kalah. Ada fakta menarik dibalik pemukulan dan partai (duel one by one) tadi, faktanya adalah gue tidak punya ilmu beladiri sama sekali haha. Jadi gue cuma modal nekat dong tadi? Menurut gue tidak juga, kalau gue cuma modal nekat. Gue abis mukul pasti langsung kabur dan takut saat diajak partai. Tapi disitu gue menerima ajakan partai (duel one by one) itu, hmmm berarti ada nyali disana bukan cuma nekat 
Dari kejadian itu gue melanjutkan ke-kecotan (rusuhan) gue. Sampai ada satu momen dimana gue mukulin teman tongkrongan gue sendiri gegara gue lagi main diledekin mulu dan setelah itu setiap ada yang ngomongin sparing futsal sama tongkrongan lain digrup tongkrongan pasti yang pertama gue tanya adalah 'kecot (rusuh) gak?'
Tapi dari banyak ke-kecotan (rusuhan) yang gue lakukan ya cuma itu yang berlanjut sampai partai (duel one by one) 

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Kesempatan kedua

Jika masa lalu penuh dengan pikiran dan perbuatan negatif, maka anda bisa mengubahnya ke arah positif. Jika anda sadar bahwa semua yang terjadi pada masa lalu tidaklah baik, maka mulailah mengubah sikap dan tingkah laku sedikit demi sedikit. Dengan demikian, mulai timbul perasaan bangga dalam diri bahwa anda dapat menangani situasi sesuai keinginan anda. Akhirnya, hal ini akan berkontribusi terhadap terbentuknya harga diri yang tinggi.  (Itu adalah kutipan dari buku 'cara mudah berdamai dengan diri sendiri'). (Tujuan gue bukan untuk menjadi lebih baik dari orang lain, tetapi untuk menjadi lebih baik dari gue ddulu)  Jadi gini, jelek-jelek gini gue pernah TPA lho, dan prestasi terbaik gue di TPA itu adalah gue pernah peringkat 8, dari 9 murid (haha gak deng). Masuk SD gue mulai sholat maghrib di masjid sama teman-teman, tapi ya gak selalu sholat sih. Masuk SMP gue mulai sholat dzuhur berjamaah disekolah, itu juga gue bercanda, biasanya gue isengin orang dengan cara ...

Jum'at Keramat

Pas cabut (madol) kita enggak foto-foto sih Adanya itu yang pake seragam muslim  Setiap jum'at gue dan teman-teman (entah itu teman satu sekolah, dari sekolah lain, teman SMP dan tongkrongan) membuat sebuah gerakan (cih gerakan hahaha) yang kita namai dengan 'jum'at keramat'. Yang mana kita setiap jum'at cabut (madol) Berawal dari keresahan gue dan sahabat gue Adi, yang mana kita teman sekelas. Setiap hari jum'at itu ada pelajaran matematika, gurunya super killer, dia setiap ngajar selalu bawa gunting, gunanya adalah untuk memotong rambut yang menurut dia panjang, dan memotong celana yang skinny fit. Rambut gue pernah dipotong, tapi untungnya celana gue enggak kena potong, karena celana gue slim fit, jadi enggak begitu ketat kayak jeans cewek. Tapi celana gue udah sering diperingati. Ya, gue bilang aja ' besok ganti pak'  padahal mah enggak hahaha  Itulah alasan gue kenapa sering cabut (madol) dihari jum'at. Padahal ada solusi lain ka...

Change your habit, wiicak!

Semoga tulisan ini dapat menemani masa-masa kita #dirumahaja Setelah gue pikir-pikir lagi, gue jadi semakin yakin buat menghentikan kebiasaan gue merokok (setelah gue pulih).  Jadi gini, gue pertama ngerokok itu kelas 1 SMP. Pertama kali gue ngerokok itu gue nyoba filter, waktu itu rasanya sih panas dilidah dan gue langsung batuk-batuk. Tapi bukannya kapok gue malah penasaran, terus besoknya disekolah gue disarankan teman gue buat nyoba rokok mild, katanya itu lebih ringan. Sepulang sekolah (kebetulan gue pulang sekolah jalan kaki), gue beli lah rokok mild (ketengan), ternyata benar lebih ringan tarikannya dan lebih murah daripada filter yang 1.500, jadi gue bisa beli rokok sama teh gelas hahaha. Saat itu gue masih ekskul futsal, tapi udah males-malesan karena gue udah kenal nongkrong, dari situ gue mulai tuh nongkrong (karena gue butuh tempat dimana gue bisa bebas ngerokok). Karena pernah satu hari gue sama teman gue kan baru pulang dari rumah teman gue di kedoya, kita ...