![]() |
| Ini foto pas gue cabut upacara |
Setiap senin gue dan sahabat gue Adi selalu cabut upacara, itulah sebabnya gue tidak membenci senin. Gue benci sekolah tapi gue senang bertemu teman-teman di sekolah.
Setiap pagi gue dan Adi berangkat bareng, kita kalau berangkat sekolah tuh selalu terlambat, alasan mengapa kita selalu terlambat adalah 1. Adi itu kalau siap-siap lama, jadi gue harus nunggu dia dulu. Padahal gue udah keluar rumah dari jam6. 2. Jarak dari rumah ke sekolah cukup jauh, rumah kita di Kemanggisan sementara sekolah kita ada di Tambora. 3. Kita kalau naik motor, kita sambil nyanyi-nyanyi, otomatis gue harus memperlambat laju motor.
Sesampainya di sekolah, kita memarkir motor di gang lamceng, di situ tempat parkir motor anak SMA 19, di gang itu juga banyak warung makan ada juga warung yang menjual rokok. Di situlah kita biasanya nongkrong kalau lagi istirahat. Gang itu letaknya persis di sebelah sekolah jadi, kalau bel berbunyi kita tahu.
Sesudah kita memarkir motor, kita tidak segera menuju lapangan untuk upacara. Kita malah duduk-duduk di warung yang ada di gang lamceng, biasanya gue sambil makan pisang goreng, kita di situ sampai sebelum bel di mulainya pelajaran pertama berbunyi.
Alasan kita cabut upacara adalah. Ya, karena males aja berdiri diam gitu, jujur gue paling gak bisa kalau harus diam. FYI. Satu sekolah cuma kita berdua doang yang cabut upacara. Kita kan udah terlambat, jadi tanggung lah mau ikut upacara juga pasti kena hukum karena terlambat
Lalu timbul pertanyaan gini: apa gerbang sekolahnya tidak di tutup, kan udah masuk? Jawaban tidak, jadi di belakang sekolah kita ada SD dan SMP. Tapi gak gabung, terus apa hubungannya dengan gerbang tidak di tutup? Gerbang itu tidak di tutup karena orang tua murid SD itu sering keluar masuk. Ada lagi yang epic dari sekolah kita. Jadi, lapangan sekolah kita adanya di rooftop, makannya kita bisa bebas keluar masuk kelas tanpa ketahuan. Kalau sekolah biasa kan lapangannya di depan.
Lalu timbul pertanyaan gini: apa gerbang sekolahnya tidak di tutup, kan udah masuk? Jawaban tidak, jadi di belakang sekolah kita ada SD dan SMP. Tapi gak gabung, terus apa hubungannya dengan gerbang tidak di tutup? Gerbang itu tidak di tutup karena orang tua murid SD itu sering keluar masuk. Ada lagi yang epic dari sekolah kita. Jadi, lapangan sekolah kita adanya di rooftop, makannya kita bisa bebas keluar masuk kelas tanpa ketahuan. Kalau sekolah biasa kan lapangannya di depan.
![]() |
| Beginilah gerbang utama nya |




Comments
Post a Comment