Gue kan sudah pernah ceritain kalau gue orangnya sangat keras kepala. Kayaknya diotak gue sudah tertanam metafora perang. Jadi, gue melihat setiap konflik adalah perang, jika ada perang maka harus ada pihak yang kalah dan menang. Gue merasa harus selalu menang, nah metafora perang itu yang membentuk mentalitas menang/kalah, disini gue akan menceritakan apa saja yang mendukung mentalitas menang/kalah itu, yang dimaksud dengan menang/kalah disini bukan menang atau kalah. Tetapi, gue menang dan lu kalah.
1. Olahraga, gue dulu mengembangkan paradigma bahwa kehidupan adalah sebuah pertandingan besar, sebuah permainan dimana sebagian menang dan sebagian kalah, "Menang" adalah "mengalahkan" dalam olahraga.
2. Dunia akademis mengukuhkan mentalitas menang/kalah. Pada dasarnya, guru mengatakan bahwa lu mendapatkan A karena orang lain mendapatkan C. Ia menafsirkan nilai seseorang dengan membandingkannya dengan orang lain. Kompetisi, bukan kerja sama, merupakan inti proses pendidikan. Kerja sama biasanya di hubungkan dengan mencontek.
Ada juga orang yang memiliki mentalitas kalah/menang. Nah orang seperti gue yang mempunyai mentalitas menang/kalah menyukai orang dengan mentalitas ini, orang menang/kalah menyukai kelemahan orang dengan mentalitas kalah/menang, orang menang/kalah mengambil keuntungan dari orang-orang ini.
Ketika dua orang menang/kalah berkumpul, yaitu dua orang yang keras kepala, hasilnya adalah kalah/kalah. Kok gitu? Iya misalnya gue berdebat dengan orang dengan orang menang/kalah, kan pasti tidak ada kata sepakat. Jadi, kita sama-sama ingin membalas dendam, buta terhadap kenyataan bahwa pembunuhan adalah bunuh diri, bahwa pembalasan dendam adalah pedang bermata dua.
Akan tetapi sebagai besar hidup bukanlah kompetisi, kita tidak perlu hidup setiap hari dalam persaingan. Sebagian besar kehidupan merupakan realitas saling tergantung, kebanyakan hasil yang lu terima bergantung pada kerja sama antara lu dan orang lain. Dan mentalitas menang/kalah menganggu fungsi kerja sama itu.
Sekarang PR gue adalah mengembangkan mentalitas menang/menang agar bisa bekerja sama secara efektif. Menang/menang berarti bahwa kesepakatan atau solusi memberikan keuntungan dan kepuasan yang timbal balik, menang/menang adalah kepercayaan akan alternatif ketiga, ia bukan jalan lu atau gue. Ia adalah jalan yang lebih baik, jalan yang lebih tinggi.
Thank you telah membaca tulisan gue, see you 👌
Semoga tulisan ini dapat menemani masa-masa kita #DirumahAja
Humble in your confidence yet courageous in your character

Comments
Post a Comment