Skip to main content

3 b (berdoa, bertahan dan berlatih)

Semoga tulisan ini dapat menemani masa-masa kita #dirumahaja. 

Ada hal yang bisa kita kendalikan dan yang tidak bisa kita kendalikan. 

Apa saja hal yang bisa kita kendalikan dan yang tidak bisa kita kendalikan? Baca uraian dibawah ini. 

Tidak bisa kita kendalikan:
Tindakan orang lain 
Opini orang lain 
Popularitas kita 
Kesehatan kita 
Kekayaan kita 
Kondisi saat kita lahir 
Segala sesuatu diluar pikiran dan tindakan kita. 

Bisa kita kendalikan:
Pertimbangan, opini atau presepsi kita 
Keinginan kita 
Tujuan kita 
Segala sesuatu yang merupakan pikiran dan tindakan kita sendiri. 

(Loh bukannya kesehatan dan kekayaan itu bisa kita kendalikan? Kan bisa kita dapatkan).

Disini pentingnya memahami bahwa kendali bukan hanya soal kemampuan kita memperoleh tetapi juga mempertahankan. 

Okelah kita bisa mendapatkan kekayaan, tapi itu semua bisa lenyap dalam sekejap, kita bisa kemalingan atau usaha kita bangkrut. Setali tiga uang dengan kesehatan, okelah kita bisa jaga kesehatan dengan cara menjaga makan dan rutin berolahraga, demi tercapainya tujuan panjang umur. Tapi kalau tiba-tiba dijalan kita kecelakaan, gimana?.

Ini persis seperti istilah yang sering kita dengar 'manusia hanya bisa berencana, tuhan yang menentukan'. 

Ini pelajaran buat gue, dalam kondisi yang gue alami sekarang (lagi proses pemulihan). Gue sering kali berdoa sambil menentukan gue harus pulih kapan (gue sering banget nih minta pulih sebelum lebaran). Tapi, sekarang gue sadar kalau itu haknya Allah mau memulihkan gue kapan dan itu hal diluar kendali gue, gue yakin dan percaya bahwa rencana Allah lebih Indah daripada rencana kita.
Tuhan berkata: tetap sabar, waktu saya sempurna. Saya memiliki sesuatu yang lebih besar yang direncanakan untuk Anda, dan percayalah, Anda akan menyukainya
Lebih baik gue fokus pada hal yang bisa gue kendalikan, yaitu tindakan gue. Dan menyerahkan sepenuhnya urusan memulihkan kepada Allah, tapi bukan berarti gue boleh leha-leha sambil menunggu mukjizat datang, terus apa rencana gue agar tujuan gue tercapai? Rencana gue adalah dengan tetap konsisten menjalankan 3B (berdoa, bertahan dan berlatih).

Gue sih percaya kalau gue bisa menang dengan bertahan. Dalam filosofi teras, kemenangan atas cobaan dan kesusahan hidup diperoleh dengan bertahan dan membuat lawan kita lelah.

Jadilah seperti tebing dipinggir laut yang terus dihujam ombak, tetapi tetap tegar dan menjinakkan murka air di sekitarnya -Marcus Aurelius. 

Thank you telah membaca tulisan gue, see you 👌
Stay confident yet humble 

Comments

Popular posts from this blog

Kesempatan kedua

Jika masa lalu penuh dengan pikiran dan perbuatan negatif, maka anda bisa mengubahnya ke arah positif. Jika anda sadar bahwa semua yang terjadi pada masa lalu tidaklah baik, maka mulailah mengubah sikap dan tingkah laku sedikit demi sedikit. Dengan demikian, mulai timbul perasaan bangga dalam diri bahwa anda dapat menangani situasi sesuai keinginan anda. Akhirnya, hal ini akan berkontribusi terhadap terbentuknya harga diri yang tinggi.  (Itu adalah kutipan dari buku 'cara mudah berdamai dengan diri sendiri'). (Tujuan gue bukan untuk menjadi lebih baik dari orang lain, tetapi untuk menjadi lebih baik dari gue ddulu)  Jadi gini, jelek-jelek gini gue pernah TPA lho, dan prestasi terbaik gue di TPA itu adalah gue pernah peringkat 8, dari 9 murid (haha gak deng). Masuk SD gue mulai sholat maghrib di masjid sama teman-teman, tapi ya gak selalu sholat sih. Masuk SMP gue mulai sholat dzuhur berjamaah disekolah, itu juga gue bercanda, biasanya gue isengin orang dengan cara ...

Jum'at Keramat

Pas cabut (madol) kita enggak foto-foto sih Adanya itu yang pake seragam muslim  Setiap jum'at gue dan teman-teman (entah itu teman satu sekolah, dari sekolah lain, teman SMP dan tongkrongan) membuat sebuah gerakan (cih gerakan hahaha) yang kita namai dengan 'jum'at keramat'. Yang mana kita setiap jum'at cabut (madol) Berawal dari keresahan gue dan sahabat gue Adi, yang mana kita teman sekelas. Setiap hari jum'at itu ada pelajaran matematika, gurunya super killer, dia setiap ngajar selalu bawa gunting, gunanya adalah untuk memotong rambut yang menurut dia panjang, dan memotong celana yang skinny fit. Rambut gue pernah dipotong, tapi untungnya celana gue enggak kena potong, karena celana gue slim fit, jadi enggak begitu ketat kayak jeans cewek. Tapi celana gue udah sering diperingati. Ya, gue bilang aja ' besok ganti pak'  padahal mah enggak hahaha  Itulah alasan gue kenapa sering cabut (madol) dihari jum'at. Padahal ada solusi lain ka...

Change your habit, wiicak!

Semoga tulisan ini dapat menemani masa-masa kita #dirumahaja Setelah gue pikir-pikir lagi, gue jadi semakin yakin buat menghentikan kebiasaan gue merokok (setelah gue pulih).  Jadi gini, gue pertama ngerokok itu kelas 1 SMP. Pertama kali gue ngerokok itu gue nyoba filter, waktu itu rasanya sih panas dilidah dan gue langsung batuk-batuk. Tapi bukannya kapok gue malah penasaran, terus besoknya disekolah gue disarankan teman gue buat nyoba rokok mild, katanya itu lebih ringan. Sepulang sekolah (kebetulan gue pulang sekolah jalan kaki), gue beli lah rokok mild (ketengan), ternyata benar lebih ringan tarikannya dan lebih murah daripada filter yang 1.500, jadi gue bisa beli rokok sama teh gelas hahaha. Saat itu gue masih ekskul futsal, tapi udah males-malesan karena gue udah kenal nongkrong, dari situ gue mulai tuh nongkrong (karena gue butuh tempat dimana gue bisa bebas ngerokok). Karena pernah satu hari gue sama teman gue kan baru pulang dari rumah teman gue di kedoya, kita ...